Waduh, naik lagi nih gaji gw.Yah inilah nasib guru sekarang, sudah banyak perubahan terjadi terutama dalam segi kesejahteraan.kalo dulu menjadi guru merupakan profesi pilihan kesekian, coz daftar dimana2 kagak diterima, tapi sekarang… profesi guru banyak diminati oleh kaum muda. terbukti minat masuk ke FKIP melonjak drastis seiring direalisasikanya UU Guru dan Dosen.
nah baru aja gaji naik di tahun 2009 ini, eh gw liat di situsnya http://www.indonesia.go.id, gaji guru Naik lagi…. 50 % lagi.
Gaji Guru dan Dosen Naik 50 Persen Lebih
(04-06-2009) –
Jakarta,4/6(Pinmas)–
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa gaji pendidik, guru dan dosen,
dinaikkan hingga lebih dari 50 persen pada 2010.
“Dengan adanya kenaikan anggaran pendidikan menjadi minimal 20 persen dari belanja negara, maka yang mendapat
cukup banyak (alokasi) adalah para pendidik, guru, dan dosen,” kata Menkeu di DPR, Jakarta, Rabu.Menkeu
menyebutkan, kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI/Polri pada 2010 hanya akan mencapai 15 persen,
itu pun termasuk uang lauk pauk.”Khusus untuk pendidik, guru, dan dosen kenaikannya akan lebih dari 50 persen dan
akan dihitung berdasarkan golongannya,” tegasnya.Menkeu melanjutkan, kenaikan ini ternyata tidak hanya berlaku
untuk pendidik negeri, namun berdasarkan amanat APBN, juga berlaku untuk pembayaran tunjangan profesi pendidik
swasta.”APBN juga harus membayar tunjangan profesi guru dan dosen non-PNS, asal mereka bersertifikat. Ini mengikuti
ketentuan UU tentang pendidikan,” jelasnya.Dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal tahun
2010 yang disampaikan kepada DPR, pemerintah mengusulkan belanja negara sebesar Rp949,1 triliun, pendapatan
negara dan hibah Rp871,9 triliun. Dengan postur demikian maka terdapat defisit sebesar Rp77,1 triliun atau 1,3 persen
dari produk domestik bruto (PDB).Sementara belanja negara akan mencapai Rp949,1 triliun yang terdiri dari belanja
pemerintah pusat sebesar Rp661,4 triliun dan transfer ke daerah Rp287,7 triliun.Belanja pemerintah pusat itu terdiri dari
belanja kementerian dan lembaga (K/L) Rp330,0 triliun dan belanja non K/L Rp331,4 triliun.
(ant/ts) http://www.depag.go.id/index.php?a=detilberita&id=4165