Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2007 tentang
Standar Pengawas Sekolah/Madrasah menegaskan bahwa seorang
pengawas harus memiliki 6 (enam) kompetensi minimal, yaitu kompetensi
kepribadian, supervisi manajerial, supervisi akademik, evaluasi pendidikan,
penelitian dan pengembangan serta kompetensi sosial.
Kondisi di lapangan saat ini tentu saja masih banyak pengawas sekolah/
madrasah yang belum menguasai keenam dimensi kompetensi tersebut
dengan baik. Survei yang dilakukan oleh Direktorat Tenaga Kependidikan
pada Tahun 2008 terhadap para pengawas di suatu kabupaten (Direktorat
Tenaga Kependidikan, 2008: 6) menunjukkan bahwa para pengawas
memiliki kelemahan dalam kompetensi supervisi akademik, evaluasi
pendidikan, dan penelitian dan pengembangan. Sosialisasi dan pelatihan
yang selama ini biasa dilaksanakan dipandang kurang memadai untuk
menjangkau keseluruhan pengawas dalam waktu yang relatif singkat.
Selain itu, karena terbatasnya waktu maka intensitas dan kedalaman
penguasaan materi kurang dapat dicapai dengan kedua strategi ini.
selengkapnya dapat di download disini