Sertifikasi guru sudah menjadi trend pembicaraan bagi temen-temen guru, ada suatu harapan muncul untuk hidup lebih baik….lebih sejahtera dan terjamin.dengan peningkatan kesejahteraan yang didengung-dengungkan selama ini, pemerintah berharap tidak ada lagi para oemar bakrie yang berangkat mengajar dengan sepeda buntut dan gaji pas pasan hanya sekedar untuk makan.Pemerintah berharap pahlawan tanpa tanda jasa ini bisa benar-benar menjadi seorang pahlawan termasuk juga bagi keluarganya untuk memberikan nafkah yang lebih baik.
Namun… harapan kadang tidak sesuai dengan realita yang ada,
Memang benar, banyak teman-teman guru yang sudah menikmati manisnya Tunjangan sertifikasi guru, yang diterima tiap tiga bulan.dengan seabrek persayaran yang harus dipenuhi.Untuk guru PNS,sertifikasi memang merupakan icon guru sejahtera, tapi coba liat… bagaimana nasip mereka para guru honorer???, penulis tidak mendiskriditkan guru PNS (coz, gw PNS jg hii.hi). setiap tahun hidup dalam ketidak pastian…. boro-boro 24 jam terpenuhi, tahun depan dapat jam mengajar aja sudah syukur, kalo gak di nol jam kan.
apalagi kalo ada kebijakan sekolah yang nyleneh…., seperti yang aku alami…, aku guru PNS DPK , tahun 2008 sudah tersertifikasi untuk mata pelajaran KKPI, nah .. tahun ini, karena yang poenya sekolah punya saudara sarjana komputer, akhirnya posisi ngajar ku digantiin oleh saudaranya tadi. dan yang anehnya…. gw diberi tugas mengajar yang menyimpang 180′ dari bidangku…. mau tau gw suruh ngajar apa? dengan entengnya, sang Kepala Sekolah dan juga pemilik mengatakan kepada saya, pak karena ada guru komputer baru, bapak sekarang ngajar MESIN…..weleh-weleh, gw sarjana elektro, sertifikasi KKPI, nah sekarang disuruh ngajar MESIN .opo tumon.waktu gw ajukan argumentasi kalo gw harus ngajar sesuai sertifikasi, sang Kepala sekolah malah bilang, udah….itu bisa distur pelaporanya….
dan detik itu juga langsung gw minta pindah tugas ke sekolah lain…. ( dalam proses).supaya tunjangan sertifikasi gw gak ilang….. ribet kan… padahal gw udah PNS, masih aja ada kendala untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi apalagi mereka yang honor…. 24 jam, mimpi kali yaaa.
dalam lain kasus, temen guru ada yang tiba-tiba di nol jamkan, hanya karena permasalahan yang dibuat-buat… katanya guru X saya Nol jamkan karena dia datangnya cuman pas ngajar aja, jadi ya tahun ini gak usah ngajar aja…padahal tidak ada aturan tertulis di sekolah itu kalo guru harus datang terus diluar jam ngajar….., kasihan temen saya itu….
jadi sebenarnya sertifikasi tuh bagus, tapi pemerintah harusnya memberikan aturan yang tegas bagi para pemilik sekolah swasta agar tidak semena-mena kepada guru dengan PHK semaunya, ngasih tugas yang gak relevan…..