//
you're reading...
Artikel Pendidikan

Efektifitas Kinerja Manajerial Kepala Sekolah

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Bagi suatu organisasi, peran seorang pemimpin sangat penting artinya. Hal ini dikarenakan seorang pemimpin adalah otak organisasi, pemimpin organisasi selalu membuat keputusan, membuat rencana dasar dan menentukan tujuan organisasi. Keberhasilan suatu organisasi sangat ditentukan oleh pemimpin dan gaya kepemimpinannya dalam organisasi.
Menurut Winardi (2000 : 36) gaya kepemimpinan adalah cara yang dilakukan oleh seseorang yaitu pemimpin dalam menjalin suatu hubungan dan mempengaruhi bawahannya untuk bekerja sama secara sukarela dalam suatu mengerjakan tugas-tugas yang berhubungan untuk mencapai hal yang diinginkan oleh pemimpin.
Didalam melaksanakan tugas dan pekerjaannya, seorang guru akan sangat membutuhkan adanya dorongan semangat dan motivasi dari pimpinan mereka sebab hal ini merupakan moda yang sangat penting sehingga hampir setiap tindakan dan kebijakan yang diambil oleh seorang pemimpin mempunyai dampak yang positif dan negatif bagi bawahan yang dipimpinnya. Seorang pemimpin harus dapat memotivasi bawahannya sedemikian rupa sehingga dalam melaksanakan tugasnya, guru akan memiliki efektivitas kerja yang tinggi dan diharapkan mampu membuahkan hasil yang memuaskan, baik bagi sekolahan maupun guru itu sendiri.
Dari penjelasan tersebut maka dapat dilihat dengan jelas bahwa seorang pemimpin mempunyai pengaruh yang nyata terhadap motivasi kerj, yang selanjutnya dapat mempengaruhi prestasi sekolah. Sekolah Menengah Kejuruan memiliki karakteristik yang khas dalam pengelolaan, karena di SMK terdapat integrasi pengajaran teori dan praktikum dan peran serta dunia usaha sangat menentukan . Pemimpin SMK harus memiliki kemampuan yang terintegrasi yang meliputi kemampuan manajerial, hubungan personal dan kemampuan bekerjasama dengan pihak luar.
SMK Gajah Tunggal merupakan salah satu SMK di Kota Metro yang memiliki tiga program keahlian , yaitu Teknik Mekanik Otomotif, Teknik Audio Vide dan Teknik Komputer Jaringan. Dalam pengelolaan sekolah peran kepala sekolah sangat menentukan keberhasilan, meskipun dalam pelaksanaanya seorang kepala seklah tidak dapat terlepas dari peran serta wakil kepala sekolah dan partisipasi guru dalam mewujudkan sekolah yang berkualitas

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan alasan pemilihan judul yang telah diuraikan di atas, pokok permasalahan yang ada antara lain :
1. Faktor apa yang mempengaruhi efektivitas kerja seorang pemimpin ?
2. Bagaimana pengaruh kepemimpinan Kepala SMK Gajah Tunggal terhadap Prestasi sekolah

C. Tujuan Penulisan
Dalam pemilihan judul ini, penulis ingin mengetahui tujuan dari penulisan, sebagai berikut:
1. Untuk menjelaskan faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas kerja pemimpin.
2. Untuk menjelaskan pengaruh kepemimpinan Kepala SMK Gajah Tunggal terhadap Prestasi sekolah

D. Manfaat Penulisan
Dari pemilihan judul ini, adapun manfaatnya adalah sebagai berikut :
1. Adanya rekomendasi untuk pernbaikan mutu sekolah
2. Menambah pengetahuan tentang pengaruh kepemimpinan terhadap efektivitas kerja guru.

BAB II
KAJIAN DAN PEMBAHASAN BERDASARKAN TEORI

A. Konsep tentang Kepemimpinan
1. Pengertian Kepemimpinan
Di dalam suatu organisasi peran seorang pemimpin sangat penting. Hal ini disebabkan karena seorang pemimpin adalah otak organisasi. Pemimpin organisasi selalu membuat keputusan, membuat rencana dasar dan menentukan tujuan organisasi. Keberhasilan suatu organisasi sangat ditentukan oleh pemimpin dan gaya pemimpin dalam organisasi.
Menurut Winardi (2000 : 36) kepemimpinan adalah hubungan di mana satu orang yakni pemimpin mempengaruhi pihak lain untuk bekerja sama secara suka rela dalam usaha mengerjakan tugas-tugas yang berhubungan untuk mencapai hal yang diinginkan oleh pemimpin. Sementara menurut Agus Dhanna (92:42), kepemimpinan merupakan proses mempengaruhi efektivitas kerja seorang atau kelompok orang untuk mencapai tujuan dalam situasi tertentu.
Pengertian tersebut di atas mengandung beberapa unsur pokok antara lain :
a. Kepemimpinan harus melibatkan orang lain yaitu : pengikut atau bawahan karena kesediaan untuk menerima pengarahan dari pimpinan anggota kelompok membantu menegaskan status kepemimpinan dan memungkinkan proses kepemimpinan. Tanpa bawahan sama sifat-sifat kepemimpinan akan menjadi tidak relevan.
b. Kepemimpinan mencakup distribusi kekuasaan yang tidak sama di antara pemimpin dan anggota kelompok. Pemimpin mempunyai wewenang untuk mengarahkan beberapa aktivitas anggota kelompok yang tidak dapat dengan cara yang sama mengarahkan aktivitas pemimpin.
c. Pemimpin bisa mempengaruhi pengikut atau bawahannya dan bisa mengarahkan sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan merupakan kemampuan untuk mempengaruhi, menggerakkan dan mengarahkan suatu tindakan pada diri seseorang atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu pada situasi tertentu.
2. Sifat Kepemimpinan
Sifat yang seharusnya dimiliki seorang pemimpin yang baik adalah sebagai berikut :
a. Mempunyai persepsi sosial artinya pemimpin peka terhadap kebutuhan, masalah, perasaan, sikap bawahan atau anggota kelompok.
b. Mempunyai kecerdasan yang tinggi, di sini pemimpin memiliki kecakapan untuk berfikir abstrak yang lebih tinggi daripada ratarata anggota kelompoknya.
c. Mempunyai kestabilan emosi merupakan hal yang sangat penting dalam kepemimpinan di mana seorang pemimpin harus mempunyai kematangan emosional yang berdasarkan kesadaran yang mendalam akan kebutuhan. Kebutuhan, keinginan-keinginan, cita-cita dan alam perasaan serta pengintegrasian semua itu ke dalam suatu kepribadian yang harmonis (WA.Gerungan dalam Onong Uchjana Effendi,1992:4)

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa sifat pemimpin yang baik yaitu kecakapan seorang pemimpin untuk berfikir, baik secara terang maupun secara dinamis dan aktif.

3. Syarat Pemimpin
Pemimpin selain mempunyai kemampuan teknis juga harus memiliki syarat antara lain :
a. Peri kemanusiaan.
b. Adil dan mempunyai tanggung jawab.
c. Penuh percaya diri dan berani mengambil tindakan terhadap Penyimpangan.
d. Penuh inisiatif dengan segala keadaan, tidak pernah kehilangan jalan serta waspada dan selalu mengoreksi diri.
e. Mempunyai daya tarik, menciptakan perhatian dan membangkitkan semangat bawahan terhadap tugasnya.
f. Gotong-royong, mau bekerja sama baik dengan orang yang setara maupun dengan atasan dan bawahan.
Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa syarat pemimpin di Taman Kanak-Kanak adalah penuh percaya diri, inisiatif, mempunyai daya tarik, mau bekerja sama. Menurut Stodgill dalam Kartini Kartono (1992 : 31) menyatakan bahwa pemimpin harus mempunyai kelebihan yaitu :
a. Kapasitas Kecerdasan, kewaspadaan, kemampuan berbicara atau verbal fasility, kemampuan menilai.
b. Prestasi Gelar kesarjanaan, ilmu pengetahuan, perolehan dalam olahraga, seni dan lain-lain.
c. Tanggung jawab Mandiri, berinisiatif, tekun, ulet, percaya diri, agresif, hasrat untuk unggul.
d. Partisipasi Aktif memiliki sosiobilitas tinggi, mampu bergaul, kooperatif atau serba bekerja sama, mudah menyesuaikan diri, punya rasa humor.
e. Status Meliputi kedudukan sosial ekonomi cukup tinggi, populer, tenar. Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa kelebihan seorang pemimpin haruslah mempunyai kapasitas, prestasi, tanggung jawab, partisipasi, status.

B. Konsep tentang Efektivitas
1. Pengertian Efektivitas Kerja
Menurut Kamus Administrasi, efektivitas kerja adalah suatu keadaan yang mengandung pengertian mengenai terjadinya efek/akibat yang dikehendaki kalau seseorang melakukan sesuatu perbuatan dengan maksud tertentu yang memang dikehendaki maka perbuatan ini dinyatakan efektif kalau menimbulkan akibat atau mencapai maksud bagaimana dikehendaki.
Menurut Musanef, suatu pekerjaan ini efektif bila dapat diselesaikan tepat pada waktunya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. Efektivitas menurut The Liang Gie (1981:21) adalah keadaan yang menimbulkan hasil seperti yang dikehendaki yang terjadi akibat sejumlah rangkaian efektivitas jasmaniah dan rohaniah yang dilakukan oleh manusia dalam hal ini adalah guru mencapai tujuan tertentu.
Dengan demikian dapat disimpulkan yang dimaksud efektivitas kerja adalah suatu keadaan yang menunjukkan aktifitas pekerjaan yang memberikan hasil atau akibat seperti yang dikehendaki sampai dengan waktu yang telah ditetapkan.

2. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Pemimpin
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi efektivitas pemimpin diantaranya : a) kepribadian, pengalaman masa lalu dan harapan pemimpin, b) pengharapan dan perilaku atasan, c) karakteristik harapan dan perilaku bawahan, d) kebutuhan tugas setiap bawahan, e) iklim dan kebijakan organisasi serta, f) harapan dan perilaku rekanan.Pemimpin kependidikan adalah semua orang yang bertanggung jawab dalam proses peningkatan mutu pada semua tingkatan dan satuan organisasi lembaga pendidikan.
Peranan dan tanggung jawab pemimpin pendidikan dimaksud sudah tentu berbeda dalam tingkatan dan ruang lingkupnya sesuai dengan tingkatan dan satuan organisasi bersangkutan. Pemimpin utama (kepala sekolah) terus mempunyai visi yang jelas tentang lembaga pendidikan yang dipimpinnya, dan harus mampu menjelaskan visi itu kepada pemimpin-pemimpin bawahannya sehingga semua memahaminya dan dapat menjabarkannya menjadi program-program kerja. Di samping itu, pemimpin baik, pemimpin utama maupun pemimpin di bawahnya harus mampu membudayakan mutu sehingga dia dapat menjadi teladan bagi bawahannya.
Setidaknya 5 kemampuan dasar yang harus ada pada setiap pemimpin yaitu : a) visi yang jelas, b) kerja keras, c) ketekunan yang penuh ketabahan, d) pelayanan dengan rendah hati dan e) disiplin kuat.
Kepemimpinan kependidikan ialah ciri dan kemampuan yang dimiliki oleh seorang pemimpin kependidikan. Di atas telah disebut lima kemampuan dasar seorang pemimpin. Kelima kemampuan dasar itu merupakan unsur-unsur dasar kepemimpinan. Di samping itu wibawa, kharisma, keteladanan, tanggung jawab, keramah-tamahan dan kerapian adalah di antara ciri-ciri yang termasuk unsur-unsur kepemimpinan kependidikan. Setiap pemimpin pendidikan harus memiliki ciri kepemimpinan dimaksud, di samping ilmu dan teknologi yang menjadi spesialisasinya.
Setiap pemimpin kependidikan perlu menyadari dan melaksanakan prinsip-prinsip berikut : a) visi dan simbol : pemahaman tentang pandangan masa depan dan prinsip-prinsip lembaga pendidikan yang dipimpinnya perlu dikomunikasikan kepada seluruh tenaga kependidikan, pegawai administrasi anak didik, dan masyarakat, b) pemimpin perlu turun ke bawah bertemu dengan tenaga kependidikan, pegawai administrasi, anak didik dan masyarakat untuk berkomunikasi, bertukar pikiran dan memahami aspirasi mereka berkenaan dengan pengembangan lembaga, c) pemimpin harus memperhatikan kebutuhan dan aspirasi mereka, d) pemimpin harus mendorong tumbuhnya dan berkembangnya prakarsa dan inovasi seluruh SDM, e) pemimpin harus berusaha menumbuhkan rasa kekeluargaan, kebersamaan dan kesetiakawanan di lingkungan guru dan juga anak didik.
Sesuai dengan prinsip-prinsip dan pandangan di atas, pemimpin kependidikan mempunyai peranan penting dalam membudayakan mutu total sebagaimana diharapkan peran yang dimaksud antara lain : a) mengembangkan sistem komunikasi yang baik dengan seluruh guru dan anak didik, b) membimbing guru dan mendorong tumbuhnya motivasi untuk mengatasi berbagai masalah, c) mengembangkan kerja sama yang efektif dan efisien, d) mengembangkan peluang bagi tenaga kependidikan untuk berinisiatif meningkatkan mutu proses belajar mengajar (Yusuf Hanafiah, 1994). Di samping itu, pemimpin yang sangat dibutuhkan adalah pemimpin yang mampu memberdayakan guru yang memiliki kecakapan meningkatkan kinerja mereka.

C. Kepemimpinan Kepala Sekolah di SMK Gajah Tunggal
Kepemimpinan kepala sekolah yang dilakukan di SMK Gajah Tunggal Metro berdasarkan kajian dan pengamatan di lapangan, merupakan satu team work yang bekerja secara bersama-sama untuk mencapai tujuan sekolah.
Dalam pelaksanaanya seorang Kepala Sekolah di bantu oleh beberapa wakil dan ketua jurusan dalam mengkondisikan kegiatan sekolah yang kondusif. Pendelegasian yang efektif telah dilaksanakan. Adapun beberapa tugas yang merupakan konsistensi wewenang kepala sekolah dengan pendelegasian yang efektif antaralain :
1. Kepala sekolah sebagai pimpinan.
a. Perumus tujuan kerja dan pembuat kebijaksanaan (Policy) sekolah.
b. Pengatur tata kerja (mengorganisasi) sekolah yang mencakup:
1) Mengatur pembagian tugas dan wewenang.
2) Mengatur petugas pelaksana.
3) Menyelenggarakan kegiatan.
4) Kepala sekolah sebagai penengah perselisihan.
2. Kepala sekolah sebagai penanggung jawab Kegiatan belajar mengajar di sekolah.Dalam pelaksanaanya Kepala Sekolah Menunjuk Wakil kepala bidang kurikulum untuk menangani kegiatan sebagai berikut
a) Mengatur proses belajar mengajar
b) menyusun program tahunan dan semester.
c) Menyusun jadwal pelajaran
d) Menyusun pembagian tugas dan guru.
e) Mengatur pelaksanaan program satuan pelajaran dan alokasi waktu.
f) Mengatur kenaikan kelas.
g) Mengatur usaha-usaha
h) peningkatan perbaikan kelas.
3. Mengatur Kesiswaan .
Dalam pelaksanaan tugasnya Kepala Sekolah di bantu oleh seorang Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, yang semua kegiatanya dilaporkan kepada kepala sekolah, Adapun yang ditangani seorang wakil kepala bidang Kesiswaan adalah :
a. Mengatur penerimaan siswa baru.
b. Mengatur pengelompokan siswa.
c. Mengatur kegiatan OSIS
4. Mengatur keuangan
Dalam pengaturan keuangan di SMK Gajah tunggal, dilaksanakan secara proposional dengan kewenagan pengelolaan oleh sekolah sebesar 70 % dana yang diterima. Pengelolaan ini melibatkan kepala sekolah dan komite. Secara eksplisit tugas kepala sekolah dalam menangani masalah keuangan sekolah adala :
a. Mengatur penerimaan uang sekolah dengan RAPBS.
b. Mempertangungjawabkan keuangan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
5. Mengatur hubungan sekolah dengan masyarakat.
Dalam hubungan dengan masyarakat, kepala sekolah mendelegasikan tugas kepada wakil kepal bidang humas. Tugas dan kewenangan diberikan secara langsung untuk menangani hal-hal yang berhubungan dengan pelanggan eksternal dan institusi pasangan, dalam hal ini adalah dunia industri tempat dilaksanakanya praktik industri ataupun dunia industri tempat kerja alumni. Tugas dari hubungan masyrarakat antara lain:
a. Memelihara hubungan sekolah dengan orangtua siswa.
b. Memelihara hubungan baik dengan komite sekolah.
c. Memelihara dan mengembangkan hubungan sekolah dengan Dunia usaha dan industri yang merupakan institusi pasangan.lembaga-lembaga lain, pemerintah maupun swasta.
d. Memberi pengertian masyarakat tentang fungsi sekolah.

D. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Prestasi
Pengaruh Kepemimpinan terhadap Efektivitas Kerja.Keberhasilan manajemen suatu organisasi ditentukan oleh efektivitas kepemimpinan. Karena kepemimpinan adalah inti dari manajemen. Oleh karena itu seorang pemimpin harus memiliki serta melaksanakan kepemimpinannya dengan baik agar memperoleh sukses dalam melaksanakan tugasnya.
Seorang pemimpin mengharapkan guru dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik, efektif dan efisien sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, tetapi kalau ternyata tidak dapat menyelesaikan dengan baik, maka perlu diketahui sebab-sebabnya. Ada kemungkinan guru memang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugasnya, karena faktor lingkungan kerja yang mengakibatkan dampak menurunnya efektifitas kerja guru.
Dalam pelaksanaan di SMK Gajah Tunggal, efektifitas kepemimpinan Kepala sekolah sangat mempengaruhi kinerja dari guru dan staf, sehingga dalam beberapa kajian hal ini sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan seorang guru menuntaskan kompetensi yang di ajarkan. Ketuntasan kompetensi ini daat terukur dengan perolehan nilai siswa pada kegiatan evaluasi belajar tiap semester dan evaluasi akhir dalam Ujian Nasional.
Dari data yang diperoleh, pendelegasian program-program yang efektif ternyata memberikan konstribusi yang baik bagi terciptanya lingkungan belajar yang kondusif, Dalam efektivitas kepemimpinan kepala sekolah berkaitan dengan manajemen adalah segala upaya yang dilakukan dengan hasil yang dapat dicapai oleh kepala sekolah dalam mengimplementasikan Manajemen Berbasis Sekolah di sekolahnya untuk mewujudkan tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Sehubungan dengan itu, kepemimpinan kepala sekolah yang efektif di SMK Gajah Tunggal dalam manajemen dapat dilihat berdasarkan kriteria berikut :
1. Mampu memberdayakan guru-guru untuk melaksanakan proses pembelajaran dengan baik, lancar dan produktif.
2. Dapat menyelesaikan tugas dan pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
3. Mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat sehingga dapat melibatkan mereka secara aktif dalam rangka mewujudkan tujuan sekolah dan pendidikan.
4. Berhasil menerapkan prinsip kepemimpinan yang sesuai dengan tingkat kedewasaan guru dan pegawai lain di sekolah.
5. Bekerja dengan tim manajemen, serta
6. Berhasil mewujudkan tujuan sekolah secara produktif sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Penulis dapat menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah di SNK Gajah Tunggal terhadap efektivitas kerja guru sangatlah penting. Tanpa adanya kepemimpinan kepala SMK, efektivitas kerja guru tidak akan berjalan dengan lancar, ini dikarenakan seorang pemimpin adalah otak organisasi. Seorang pemimpin mengharapkan guru dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik, yang pada akhirnya sangat mempengaruhi prestasi sekolah baik yang tercermin dalam hasil nilai ujian nasional maupun prestasi-prestasi akademik berupa lomba-lomba kompetensi antar Sekolah Menengah Kejuruan

B. Rekomendasi
sebaiknya seorang pemimpin dapat meningkatkan efektivitas kerja guru yang didukung oleh lingkungan kerja yang kondusif sebab tanpa itu semua guru tidak dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik.
Pendelegasian tugas dari seorang pemimpin harus memiliki job discription yang jelas sehingga guru atau staf dapat melaksanakanya sesuai dengan yang di harapkan

DAFTAR PUSTAKA

Agus Dharma. 1994. Gaya Kepemimpinan yang Efektif bagi Para Manajer. CV. Sinar Baru. Jakarta.

Kartini Kartono. 1992. Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta. CV. Rajawali.

Kast, E. Fremont dan Rosenzweig, E. James. 1995. Organisasi dan Manajemen Bumi Aksara. Jakarta.

Winardi. 2000. Kepemimpinan Dalam Manajemen. Penerbit Alumni Bandung.

http://welcomeatdegaltar.blogspot.com/2010/05/kepemimpinan-kepala-sekolah-di-ratk.html

Diskusi

One thought on “Efektifitas Kinerja Manajerial Kepala Sekolah

  1. makasih info tentang manajemen pendidikan karena sangat membantu dalam mengelola pendidikan di tempat kerja

    Posted by masduki | Juni 8, 2010, 7:36 am

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: